Melihat bangunan perkantoran di kota bandung umumnya terpusat di jalan asia afrika dan sekitarnya, namun sejak tahun 2020 tampak ada yang berbeda dengan sebuah bangunan 12 lantai yang berada di kawasan pasteur atau tepatnya di exit tol pasteur.
Bangunan ini merupakan bangunan yang difungsikan sebagai perkantoran berikut dengan fasilitas pendukungnya, dan gedung ini juga mengusung konsep green building guna mengurangi issue global warming / pemanasan global. Gedung ini berdiri diatas lahan seluas 6426 meter persegi dengan ruang terbuka sebesar 70%. Menurut pengembang, bangunan ini akan ramah lingkungan karena dilengkapi dengan 32 titik sumur resapan dan 75 batang pohon keras sebagai upaya mengurangi laju air larian dan mengembalikan air kedalam tanah. Selain itu bangunan ini juga menggunakan kaca yang mampu menahan panas hingga 70% (low E glass) sehingga dapat dipastikan mampu menghemat penggunaan listrik untuk energi tata udara. Harapan kami bangunan ini bisa menjadi ikon baru di wilayah pasteur yang di dominasi bangunan hotel, dan juga mampu mendatangkan atau meningkatkan pendapatan daerah serta menjadi bukti bahwa iklim investasi di kita bandung masih bagus, Dan terakhir harapan kami supaya kami selaku pengusaha mampu bersinergi dengan pemerintah guna memajukan kota bandung yang kita cintai ini, ungkap epriyanto selaku pemilik gedung.